Mengapa Ukuran Label Itu Penting?

Ukuran label kemasan yang tidak pas bisa merusak tampilan produk — terlalu besar jadi lecek, terlalu kecil jadi tidak proporsional. Berikut panduan ukuran label kemasan yang umum digunakan bisnis UMKM Indonesia.

Label untuk Botol

Botol kaca/plastik 100ml: 7×5 cm atau 8×5 cm — pas untuk body botol mungil, cocok untuk skincare dan essential oil.

Botol 250ml: 9×6 cm atau 10×7 cm — ukuran paling populer untuk sampo, lotion, dan minuman.

Botol 500ml–1L: 12×8 cm atau 14×9 cm — pas untuk kemasan yang lebih besar, produk sabun cair, air mineral.

Botol slimfit (tinggi-ramping): Pertimbangkan label vertikal 5×12 cm atau 4×15 cm.

Label untuk Toples dan Cup

Tutup toples/cup (bulat): Diameter 5 cm, 6 cm, atau 7 cm — untuk segel tutup dan label atas.

Body toples persegi 200-500ml: 8×6 cm — cocok untuk kue kering, sambal, selai.

Cup minuman 250ml: Diameter 6–7 cm untuk label tutup, atau 8×3 cm untuk label band.

Label untuk Kemasan Sachet/Pouch

Sachet kecil (30-100gr): 5×7 cm atau 6×8 cm — bumbu, kopi saset, minuman bubuk.

Pouch medium (100-500gr): 8×10 cm atau 10×12 cm — snack, kacang, makanan ringan.

Standing pouch (500gr-1kg): 10×15 cm atau 12×15 cm — beras, tepung, gula kemasan.

Label untuk Box dan Kemasan Karton

Box kue/snack kecil: 7×5 cm untuk label penutup, atau 10×6 cm untuk label informasi produk.

Box besar (hamper, gift): 12×8 cm atau custom sesuai luas permukaan yang tersedia.

Tips Menentukan Ukuran Label

Ukur keliling kemasan → kurangi 1-2 cm untuk overlap → itu lebar maksimal label Anda. Untuk tinggi label, pastikan tidak menutupi bagian fungsional kemasan seperti tutup atau bagian yang harus dipegang.

Jika ragu, pesan sampel 1 lembar terlebih dulu sebelum mencetak dalam jumlah banyak. Di Nitromedia Printing, kami menyediakan konsultasi gratis untuk membantu menentukan ukuran yang paling proporsional.